Harly Hataul Kecam Wagub Maluku: ‘Jangan Jadi Biang Kekacauan, Rakyat Bukan Boneka Drama Politik!’

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harly Hataul, Anggota DPRD Maluku Tengah dari Fraksi Gerindra

Harly Hataul, Anggota DPRD Maluku Tengah dari Fraksi Gerindra

PatroliNews.id, MalukuHarly Hataul, Anggota DPRD Maluku Tengah dari Fraksi Gerindra, dan dan salah satu putra Jasira Leihitu, mengecam keras dan tanpa kompromi pernyataan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, yang sempat menyebut:

“Pemerintahan ini tidak produktif… Pemerintahan 2025 ini tidak produktif, alasannya apa, di episode berikutnya.”

Harly menegaskan, ucapan Wagub bukan sekadar kritik, tapi seperti melempar bom ke tengah masyarakat. Kata-kata itu memantik kegaduhan, memecah persaudaraan, dan merusak stabilitas pemerintahan.

“Seorang Wakil Gubernur tidak boleh berbicara seenaknya! Jangan jadi biang kekacauan di tengah rakyat! Rakyat bukan boneka drama politik, mereka bukan alat untuk bermain kata-kata yang bikin gaduh! Sebagai pemimpin, seharusnya menjadi penyejuk, bukan pemantik konflik yang bikin Maluku resah,” tegas Harly kepada Patrolinews.id melalui telepon selulernya, Jumat, 28 November 2025.

Harly mengingatkan, banyak contoh nyata yang terjadi: demo berujung ricuh, perkelahian antar pendemo, bahkan kebakaran kecil terjadi karena ketegangan yang bisa dicegah, jika pejabat mau berpikir sebelum bicara.

Baca Juga :  Studi Kelayakan Investasi di Sektor Perikanan Maluku: Perspektif Akuntansi Keuangan

“Kalau pucuk pimpinan sendiri bikin gaduh, bagaimana rakyat bisa tenang? Bagaimana investor berani masuk ke Maluku kalau pejabat tinggi malah bikin rakyat bingung dan resah?” kritiknya tajam.

Menurut Harly, Wagub harusnya menjadi teladan ketenangan, bukan menyebar kata-kata yang memecah belah rakyat dan membuat Maluku tampak rapuh.

“Ini soal tanggung jawab moral. Kata-kata sembarangan bisa menjadi bom waktu bagi Maluku! Jangan sampai ucapan pejabat bikin rakyat takut, persaudaraan retak, dan peluang pembangunan hilang,” ujar Harly.

Harly menekankan, semua persoalan internal harus diselesaikan dengan kepala dingin, saling menghargai, dan melalui jalur resmi, bukan diumbar ke publik sehingga memicu spekulasi liar.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-43, Pengurus YKB Daerah Maluku Gelar Doa Bersama

“ Maluku butuh stabilitas, damai, dan pembangunan, bukan drama politik yang bikin rakyat bingung dan investor lari. Bagaimana investor mau datang kalo Maluku tidak aman? Wagub sebaiknya memberi contoh baik bagi masyarakat. Rakyat bukan boneka untuk dimainkan dalam drama politik!”, pungkasnya.

Ia menegaskan lagi, seorang Wakil Gubernur harus menjadi simbol kedewasaan, keamanan, dan teladan, bukan biang konflik yang bisa memecah-belah rakyat.

“Pikir dulu sebelum bicara! Maluku ini butuh kedamaian, bukan kata-kata yang menusuk hati rakyat! Mari sama-sama bangun Maluku, jangan hancurkan dengan ucapan sembarangan,” tutup Harly.

 

PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB