PatroliNews.id, Ambon — Rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berlangsung khidmat di Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti), Rabu (25/11). Acara yang sarat makna ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus PGRI Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, untuk periode 2025–2030.
Ketua Panitia, Adnas Sopalauw, S.Pd, Kepala SD Negeri 246 Negeri Lima, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dan kehadiran seluruh peserta dalam keadaan sehat. Ia menegaskan tema peringatan HGN dan HUT PGRI tahun ini adalah:
“Guru Bermutu, Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.”
Sopalauw menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat solidaritas dan kebersamaan guru, tenaga pendidik, serta masyarakat, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menambahkan, “Atas nama panitia, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat lindungan Tuhan.”
Dalam laporannya, Sopalauw memaparkan sejumlah hal penting terkait kegiatan ini:
- Dasar Pelaksanaan: Keputusan RI Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional dan hasil rapat kepala sekolah se-Kecamatan Leihitu pada Oktober 2025.
- Lokasi dan Peserta: Auditorium Universitas Pattimura, sekitar 1.000 peserta hadir.
- Sumber Dana: Iuran anggota PGRI, sumbangan kepala sekolah, dan donatur, dengan total anggaran Rp47.360.000.
Ketua PGRI Kecamatan Leihitu periode 2025–2030, Iksan Yamankuan, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara. Ia juga menyapa tamu undangan, termasuk perwakilan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Wakil Ketua PGRI Provinsi Maluku, Kapolsek dan Danramil Leihitu, para kepala sekolah, serta pengurus PGRI dari provinsi dan kabupaten/kota.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari konferensi PGRI Leihitu yang digelar pada 28 Oktober 2025. Pengurus baru yang dilantik akan mengemban amanah hingga 2030.
Yamankuan mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sama dengan PGRI pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota agar program-program pendidikan dapat berjalan optimal.
Ia juga menyampaikan,.salam hormat dari Ketua Umum PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, sekaligus menegaskan komitmen PGRI dalam melindungi guru yang menghadapi persoalan hukum.
“Jika ada guru yang terlibat masalah hukum, mohon jangan langsung ditangkap. Koordinasikan dulu dengan PGRI. Kami siap pasang badan demi menjaga martabat guru,” tegas Yamankuan.
Ia menambahkan, “Jika guru bersatu, insya Allah pendidikan di Indonesia, dari provinsi sampai kecamatan, akan semakin maju.”
Ketua PGRI Kabupaten Maluku Tengah, Syahril Sidik, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan, pentingnya sinergi pengurus PGRI di semua tingkatan untuk memperjuangkan kesejahteraan, profesionalisme, dan peningkatan kualitas pendidikan melalui kerja yang jujur dan dedikatif.
Peringatan HGN 2025 dan HUT ke-80 PGRI di Auditorium Unpatti menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, dedikasi, dan profesionalisme guru di Maluku Tengah. Dengan pengurus baru PGRI Kecamatan Leihitu yang telah resmi dilantik, diharapkan tercipta sinergi yang lebih erat untuk memajukan pendidikan, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















