AMBON, PATROLINEWS.ID – Bank Maluku Malut menegaskan komitmennya terhadap tata kelola perbankan yang sehat, transparan, dan patuh hukum, sekaligus menempatkan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga kepercayaan publik. Hal ini disampaikan jajaran manajemen Bank Maluku Malut dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional di Kota Ambon.
Pihak bank menilai peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga pilar demokrasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial secara cepat dan luas. Media dinilai mampu menjembatani kebijakan lembaga keuangan dengan aspirasi masyarakat, akademisi, pelaku usaha, hingga aktivis.
“Bagi kami di perbankan, khususnya Bank Maluku Malut, pers adalah mitra strategis. Kami lembaga kepercayaan yang sangat membutuhkan partisipasi publik, dan media membantu menyampaikan pesan, produk, serta layanan kami kepada masyarakat. Kritik dari pers, terutama yang membangun, justru membuat kami semakin baik ke depan,” ujar salah satu pimpinan Bank Maluku Malut.
Ia menegaskan, keberadaan pers menjadi penopang demokrasi modern. Menurutnya, sebuah negara tidak hanya berdiri karena wilayah, hukum, dan pemerintah, tetapi juga karena adanya kontrol publik yang konsisten melalui media.
“Kontrol yang paling cepat menyebar setiap hari adalah kontrol media. Tidak ada negara yang bisa bertahan dan berkembang tanpa media. Kebijakan pemerintah disampaikan lewat media, dan sebaliknya suara masyarakat disuarakan oleh media,” katanya.
Dorong Literasi AI bagi Insan Pers
Dalam kesempatan tersebut, Bank Maluku Malut juga mendorong peningkatan kapasitas insan pers di tengah perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Media dinilai perlu dibekali kemampuan pengolahan data agar informasi yang disajikan tetap akurat dan berimbang.
“Zaman sekarang adalah era AI. Insan pers perlu memahami pengolahan data, referensi ekonomi, hingga outlook perbankan yang bisa diakses melalui teknologi. Dengan itu, kualitas berita bisa lebih terkontrol dan semakin mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai kualitas pemberitaan media di Maluku saat ini sudah sangat baik, baik dari sisi narasi maupun struktur informasi, yang mencerminkan kapasitas dan pengetahuan insan pers daerah.
Aset Daerah dan Penyumbang PAD Terbesar
Bank Maluku Malut juga menegaskan posisinya sebagai bank daerah sekaligus agent of development yang berperan penting dalam pembangunan Maluku dan Maluku Utara. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), bank ini disebut sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi provinsi maupun kabupaten/kota.
“Bank Maluku Malut adalah aset daerah yang harus dijaga bersama. Selama ini kami berkontribusi besar melalui dividen, CSR, serta dukungan digitalisasi retribusi pasar, pajak daerah, parkir, dan sistem keuangan daerah lainnya,” jelasnya.
Ia berharap media turut membantu menyebarkan informasi positif agar kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah terus meningkat.
“Jika masyarakat percaya, mereka akan menabung dan bertransaksi. Ujungnya, Maluku bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan bank daerah yang kuat dan unggul,” tambahnya.
Patuh Proses Hukum, Jaga Reputasi Bank
Terkait proses hukum yang sedang berjalan, Bank Maluku Malut menegaskan sikap kooperatif dan patuh terhadap seluruh ketentuan hukum. Manajemen menyatakan mendukung penuh aparat penegak hukum dengan menyediakan data dan saksi yang dibutuhkan.
“Kami tunduk pada hukum dan menghormati seluruh proses yang berjalan. Kami diawasi oleh OJK, BI, BPK, BPKP, Kantor Akuntan Publik, hingga pengawas internal dan dewan komisaris. Hasil pengawasan menyatakan bank dalam kondisi sehat,” tegasnya.
Namun demikian, pihak bank berharap proses hukum tetap mempertimbangkan aspek reputasi dan kepercayaan publik, mengingat Bank Maluku Malut merupakan aset daerah yang strategis.
“Proses hukum harus berjalan adil, tetapi eksistensi dan kepercayaan terhadap bank daerah juga perlu dijaga,” ujarnya.
Kinerja 2025 Moncer, Aset Naik 20 Persen
Dari sisi kinerja, Bank Maluku Malut mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang tahun buku 2025. Aset bank meningkat sekitar 20 persen, dana pihak ketiga tumbuh 18 persen, penyaluran kredit di atas 10 persen, dan laba bersih melonjak lebih dari 20 persen. Rasio kecukupan modal (CAR) juga tercatat kuat di kisaran 33 persen.
“Secara kinerja, kami berada di atas rata-rata perbankan nasional. Ini menunjukkan bank daerah juga bisa bersaing dan sehat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, laporan pertanggungjawaban kinerja tahun 2025 yang telah diaudit akan dipaparkan pada agenda resmi pertengahan Februari dan siap dijadikan bahan pemberitaan.
Memasuki tahun 2026, Bank Maluku Malut menyatakan optimistis menghadapi tekanan ekonomi global dan nasional. Bank juga menyatakan kesiapan mendukung pemerintah daerah melalui pembiayaan jangka menengah dengan skema khusus dan bunga kompetitif guna membantu stabilitas fiskal daerah.
“Kami siap bertahan, berkembang, bahkan meningkatkan peran intermediasi di Maluku dan Maluku Utara. Dukungan kepada pemerintah daerah tetap menjadi komitmen kami,” pungkasnya.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran







