PatroliNews.id, Jakarta – Hj. Rohani Vanath, sosok perempuan bersahaja penuh tekad yang dikenal sebagai Ketua Wilayah LASQI Maluku sekaligus istri Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath S.Sos., tampil sebagai figur pemimpin yang menginspirasi.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat di Gedung Nusantara 3 MPR RI, Hj Rohani hadir mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LASQI Nusantara yang berlangsung 10–13 Juli 2025, diikuti 225 peserta dari seluruh provinsi. Kegiatan ini menjadi momentum penting, merumuskan langkah menjaga seni qasidah tetap hidup dan bermakna di tengah perkembangan zaman.
Dalam percakapan lewat telepon bersama PatroliNews.id pada Jumat (11/7/25) malam, Hj. Rohani menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga kelestarian seni qasidah sebagai warisan budaya Islami yang bukan hanya indah, tetapi juga sebagai sarana dakwah yang menyentuh hati dan mempererat persaudaraan.
“Kami berharap, LASQI dapat diterima oleh semua kalangan, khususnya anak-anak muda, agar pesan-pesan religi terus menjangkau hati lebih banyak orang,” tuturnya penuh keyakinan.

Di Rakernas ini, LASQI Nusantara tidak hanya membahas program rutin, tetapi juga menyusun langkah konkret agar qasidah menjadi lebih dekat dengan generasi muda. Sebagai Ketua Wilayah LASQI Maluku, Hj. Rohani telah menginisiasi berbagai program seperti lomba qasidah remaja, pelatihan seni religi di pesantren, serta kolaborasi seni musik tradisional Maluku yang sarat nilai dakwah Islami. Langkah-langkah ini menjadi jembatan agar qasidah tetap dicintai dan lestari.

Menurut Hj. Rohani, qasidah bukan sekadar hiburan, melainkan dakwah yang lembut, mengajarkan cinta kebaikan, budaya, dan persatuan.
“Seni qasidah sejatinya membawa pesan moral yang mengajak kita untuk berbuat baik dan menjaga keharmonisan,” ujarnya.
Ia juga percaya bahwa, melalui pendekatan kreatif yang memadukan tradisi dan inovasi, qasidah dapat selalu menemukan tempat di hati generasi muda.

Lebih jauh, Hj. Rohani memandang LASQI bukan hanya organisasi, tetapi rumah besar yang terbuka untuk siapa saja. Visi ini diwujudkan dalam berbagai program seperti festival budaya, pelatihan digital, dan pentas seni yang menjaga nilai-nilai Islami sambil terus berkembang sesuai zaman.
“Kami ingin LASQI menjadi ruang bagi semua pecinta seni religi, tanpa batasan,” tambahnya.

Sebagai pemimpin, Hj. Rohani menunjukkan keteladanan bukan hanya lewat kata, tetapi juga tindakan nyata: hadir mendengar aspirasi anak-anak muda, mendukung ide-ide kreatif, dan selalu turun langsung ke lapangan.
Perannya juga semakin kuat sebagai pendamping Wakil Gubernur Maluku, mendukung program pembangunan daerah melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan budaya.
“Dakwah dan budaya bagi saya adalah bentuk pengabdian kepada tanah kelahiran,” ungkapnya, meyakini bahwa, manfaat bagi masyarakat adalah ukuran keberhasilan sejati.
Untuk menghadapi tantangan zaman, Hj. Rohani menawarkan solusi melalui inovasi, pelatihan, festival, dan ruang kreatif, agar qasidah tetap hidup dan disukai generasi muda.

Di akhir, Hj. Rohani menjadi teladan nyata bahwa seni, iman, dan pengabdian dapat berpadu indah, menjadi cahaya yang terus menyala bagi Maluku dan Nusantara. Kehadirannya bukan hanya menggerakkan seni religi, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi siapa saja yang merindukan harmoni antara budaya, dakwah, dan kemajuan.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran
















