PatroliNews.id, Ambon – Saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 15 Juli 2025, di Galala Ambon, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ambon, Herra Menny Pelupessy, S.Pd., menjelaskan bahwa, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru telah resmi dimulai pada Senin, 14 Juli 2025 dan akan berlangsung hingga Jumat, 18 Juli 2025.
Kegiatan MPLS ini sudah berjalan memasuki hari kedua dan akan dilaksanakan selama satu minggu penuh, yang diikuti oleh 113 siswa baru yang terbagi ke dalam 4 rombongan belajar (Rombel), yakni masing-masing 28 siswa di tiga kelas dan 29 siswa di satu kelas.

Dalam penyampaiannya, Kepala Sekolah menekankan, “Harapan saya ke depan artinya MPLS ini, kali ini bagus karena kemarin itu tidak ada panduan dari dinas, tapi kali ini sudah ada panduan dari dinas, jadi kita ikut sesuai panduan, nanti kita kolaborasi dengan panduan dari sekolah, tapi tidak menutup kemungkinan juga kita mendapat panduan dari dinas, jadi harapan beta ke depan ini kan lebih baik, lebih bagus artinya anak-anak lebih disiplin, dalam kegiatan MPLS ini yang berupa ramah tamah dan kedepannya itu harus lebih sukses.”

Beliau juga menjelaskan bahwa, dengan adanya panduan resmi dari dinas, proses pelaksanaan MPLS menjadi lebih terarah, tertib, dan terstruktur, sehingga diharapkan para siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah, nilai-nilai kedisiplinan, serta membangun kebersamaan yang positif sejak awal.
Masih dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah juga menambahkan tentang kebijakan seragam di SMP Negeri 3 Ambon.
Disampaikan bahwa, “Terkait dengan seragam yang ada di SMP Negeri 3 Ambon kita kemarin sudah rapat di MKKS dengan kepala dinas kita kembalikan ke orang tua, yang ada di sekolah ini hanya yaitu baju cele dan baju olahraga, karena itu harus dari sekolah, jadi mengenai seragam itu kita kembalikan ke orang tua. Sudah tidak pungli atau kita tidak pungut apa-apa dari orang tua.”

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk transparansi dan untuk meringankan beban biaya bagi orang tua, sekaligus memastikan tidak ada pungutan liar di lingkungan sekolah.
Ketua panitia MPLS, JJJ. Manuhutu, S.Pd., turut menjelaskan bahwa, kegiatan MPLS tahun ini berfokus tidak hanya pada pengenalan sekolah secara teori di dalam kelas, tetapi juga akan dilengkapi dengan praktik di lapangan. Salah satu materi penting yang akan disampaikan adalah deklarasi penolakan kekerasan dan bullying di sekolah.

“Jadi ada beberapa mata tataran yang kita lakukan secara teori di dalam tapi ada juga yang nanti dipraktekan. Termasuk nanti ada deklarasi kepada kekerasan dan hal-hal bully yang terjadi di lingkungan yang selama ini terjadi di sekolah katong tanamkan itu sebagai dasar dan pada akhirnya deklarasi akan ditandatangani oleh seluruh calon siswa bahkan orang tua yang hadir,” jelas Manuhutu.
Dengan adanya sinergi antara pihak sekolah, dukungan dari dinas, serta komitmen dari panitia, kegiatan MPLS tahun ini diharapkan tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi langkah awal membentuk karakter disiplin, peduli, dan beradab bagi generasi muda di SMP Negeri 3 Ambon.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















