PatroliNews.id, Maluku – Sebagai langkah strategis dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di dunia akademik, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si., membuka secara resmi kegiatan Akseptasi Rancangan Usulan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Pendidikan Pancasila tingkat Perguruan Tinggi di Hotel Santika Ambon pada Jumat, 25 Juli 2025. Dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakannya, Sadali menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan teknis, melainkan bagian penting dalam merawat dan menanamkan kembali ideologi bangsa ke dalam fondasi berpikir generasi muda, melalui ruang-ruang kelas dan sistem pengajaran formal. Ia mengingatkan kembali pesan historis Bung Karno bahwa Pancasila merupakan satu-satunya ideologi pemersatu dari Sabang sampai Merauke, yang harus dihidupkan secara aktif dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sadali menegaskan bahwa penyusunan CPMK harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, hingga keadilan sosial ke dalam seluruh proses pembelajaran. Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki keberanian moral dan loyalitas terhadap Pancasila dalam cara berpikir dan bertindak. Pemerintah Provinsi Maluku sangat mendukung transformasi sistem pendidikan ini, sebagai bentuk tanggung jawab konstitusional dalam mencetak generasi yang berkarakter kuat dan berpijak pada semangat kebangsaan. Melalui kerja sama antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan perguruan tinggi, diharapkan pendidikan Pancasila di Maluku dapat menjadi model nasional dalam penguatan ideologi bangsa.







