PatroliNews.id, Ambon – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta menata lingkungan kota. Dalam kegiatan Wajar ke-22 yang digelar di Ambon, Jumat (7/11/2025), ia menegaskan bahwa, penataan lingkungan dan pengelolaan sampah tidak dapat berhasil tanpa partisipasi aktif warga. Meski baru delapan bulan memimpin bersama Wali Kota, Toisutta mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi, terutama terkait pengelolaan sampah, air bersih, hingga retribusi daerah.
Ia menjelaskan bahwa, penyesuaian tarif retribusi bukan sekadar kebijakan lokal, tetapi merupakan bagian dari aturan nasional yang wajib disosialisasikan hingga ke tingkat RT dan RW. Karena itu, Toisutta mendorong camat dan lurah untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman. Pemerintah juga menyiapkan langkah tegas bagi pelanggar kebersihan, termasuk pemberlakuan sanksi bagi warga yang masih membuang sampah sembarangan, disertai dengan penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat sampah tertutup di sejumlah titik strategis kota.
Lebih jauh, Toisutta menegaskan bahwa, keberhasilan menjaga kebersihan dan penataan kota sangat bergantung pada kesadaran kolektif seluruh warga Ambon. Ia juga menyoroti, persoalan lain seperti air bersih dan gas kota yang memerlukan koordinasi intensif antara PDAM, DSA, dan PGN agar layanan publik dapat berjalan optimal. Menurutnya, tanpa sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, program pemerintah tak akan membawa hasil maksimal bagi kesejahteraan warga.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















