Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku Dukung Penangkapan Ikan Terukur, Namun Minta Aturan Alih Muat di Laut Dicabut

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Gerindra, Suanthie John Laipeny

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Gerindra, Suanthie John Laipeny

PatroliNews.id, Ambon — Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Gerindra, Suanthie John Laipeny, menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah mengenai Penangkapan Ikan Terukur (PIT). Hal tersebut ia ungkapkan dalam wawancara bersama patrolinews.id pada Senin, 17 November 2025 di kawasan Karpan, Ambon.

Laipeny menegaskan bahwa, kebijakan PIT yang diatur melalui Peraturan Pemerintah merupakan langkah penting untuk menjaga kelestarian potensi laut Indonesia. Ia menilai bahwa, banyak negara telah beralih ke sistem budidaya dan meninggalkan praktik penangkapan ikan secara sembarangan, sehingga Indonesia perlu menata pengelolaan sumber daya kelautannya secara lebih terukur.

“Kita mendukung kebijakan pemerintah tentang penangkapan ikan terukur untuk menjaga kelestarian potensi laut kita yang saat ini memang harus dijaga. Banyak negara sudah beralih ke sistem budidaya, sehingga penangkapan ikan mereka lebih teratur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Namun demikian, Laipeny menyampaikan bahwa, masyarakat dan pelaku perikanan di Maluku merasa resah dengan aturan turunan dari kebijakan PIT yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri (Kepmen), khususnya terkait kewajiban alih muat hasil tangkapan di laut. Menurutnya, aturan tersebut justru berdampak negatif bagi daerah.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, Ditpolairud Polda Maluku Gelar Bhakti Sosial

Ia menjelaskan bahwa, kewajiban alih muat di tengah laut menyebabkan kapal-kapal penangkap ikan tidak lagi melakukan tambat labuh di pelabuhan-pelabuhan di Maluku. Kondisi ini membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurun drastis, karena aktivitas bongkar muat yang biasanya menjadi sumber pemasukan daerah menjadi hilang.

“Jika alih muat dilakukan di tengah laut dan hasil tangkapan langsung dibawa ke daerah lain untuk diolah, maka kita di Maluku sangat dirugikan. Pelabuhan Ambon, Tual, dan Dobo menjadi sepi. PAD kita yang sudah kecil itu semakin hilang,” ungkapnya.

Laipeny menyatakan bahwa, Gubernur Maluku telah memperjuangkan keberatan ini, dan DPRD Maluku pun akan terus menyuarakan penolakan terhadap aturan tersebut. Ia meminta pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Keuangan, untuk segera mencabut regulasi tersebut.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pattimura ke-208: Wali Kota Ambon Ajak Warga Hidupkan Semangat Kepahlawanan

“Kami mendukung PIT yang berlaku di tiga zona wilayah terbesar di Maluku. Namun kami sangat menyayangkan adanya aturan transhipment di laut. Kami berharap, Kepmen itu segera dicabut. Jika itu terjadi, PAD kami akan tumbuh dengan sendirinya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari Fraksi Gerindra, Laipeny menegaskan, kembali komitmen pihaknya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya laut, sambil memastikan bahwa, masyarakat Maluku tidak dirugikan oleh aturan yang lebih menguntungkan pihak tertentu di luar daerah.

“Kami bangga dengan kekayaan laut Maluku. Namun jangan sampai hasil laut yang melimpah itu tidak membawa manfaat bagi daerah kami sendiri. Kami mendukung PIT, tetapi aturan alih muat di laut harus dicabut agar kami juga bisa hidup dari sumber daya alam kami,” pungkasnya.

 

PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Berita Terbaru