Kapolda: Tokoh Negeri Jaga Kedamaian Jangan Malah Buat Statemen Bikin Rusuh

- Jurnalis

Sabtu, 4 Maret 2023 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.Id, Maluku – Terkait dengan ditariknya pernyataan Sekretaris Negeri Wakal, Akmal Samal, Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, mengaku pihaknya saat ini sedang mengkajinya.

“Karena statemen provokatif tanpa bukti hukum adalah melanggar hukum.
Hati-hati untuk mengeluarkan statemen resmi di media tanpa didukung kebenaran di lapangan,” kata Kapolda, Sabtu (4/3/2023).

Sebagai tokoh negeri, Kapolda meminta sebaiknya bersikap bijak dan melakukan konfirmasi ke aparat keamanan terkait insiden yang terjadi. “Sehingga tidak malah memprovokasi dan menjadikan masalah yang terjadi tidak kunjung selesai,” ajaknya.

Menurutnya, konflik di Hitu dan Wakal bukan baru pertama kali terjadi. Dua desa ini sudah berulang kali bentrok setiap tahun, hanya karena masalah perorangan.

Konflik yang terjadi, kata Irjen Latif, sangat mengganggu kerukunan dan kedamaian di Maluku. Sebab, bukan rahasia umum lagi, setiap kali bentrok terjadi, masyarakat terlihat membawa senjata tajam, panah, senjata api rakitan, bahkan bom-bom rakitan. Benda-benda tersebut tentunya sangat membahayakan masyarakat dan aparat keamanan yang bertugas di sana.

“Dan hal tersebut merupakan kejahatan berat karena bisa menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Brigjen Mar Said dan FKPD Maluku Gelar Peduli Maluku Jelang Idul Fitri

Setiap kali konflik pecah, Irjen Latif mengaku aparat keamanan selalu diminta datang untuk menjaga kamtibmas. Namun ketika aparat menjaga kamtibmas di sana, mereka malah tidak dihargai, diejek-ejek, dituduh memihak, bahkan sampai diserang menggunakan senjata api.

“Tentunya semua ini tidak bisa didiamkan karena membahayakan jiwa masyarakat dan aparat keamanan. Aparat keamanan itu ditugaskan di sana juga manusia, punya istri dan anak juga yang menunggu kepulangan mereka dengan selamat,” katanya.

Olehnya itu, Kapolda menekankan, apabila yang dihadapi adalah penjahat menggunakan senjata tajam, senjata api atau bom rakitan, maka aparat wajib melakukan tindakan yang setara untuk melumpuhkan pelaku kejahatan.

“Jangan lagi ada hoaks-hoaks yang provokatif. Polri akan mencari dan menangkap pelaku-pelaku provokator yang membuat hoaks adu domba di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia mengaku, aparat keamanan yang sedang menjaga kamtibmas di perbatasan kedua negeri di sana, juga merupakan saudara-saudara sesama anak Maluku.

“Aparat di sana itu saudara-saudaramu, mereka semua juga berasal dari Ambon dan Maluku. Mereka bukan musuhmu, mereka bukan orang luar dari Maluku, mereka datang karena perintah dan bagian tugasnya untuk menjaga dan memisahkan kalian kedua negeri yang sedikit-sedikit bentrok, kumpul-kumpul massa, pukul-pukul tiang listrik, teriak-teriak histeris seperti mau perang dan baku bunuh, kalian yang hidup penuh dengan dendam dan kebencian,” ungkapnya.

Baca Juga :  DANLANTAMAL IX GELAR BHAKTI SOSIAL OPERASI KATARAK DAN KHITANAN MASAL GRATIS BERSAMA KLINIK MATA UTAMA MALUKU (KMUM) DAN YAYASAN PEDULI KASIH INDOSIAR SCTV SERTA MENGGANDENG PEMKAB MALUKU TENGAH

Irjen Latif mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat berbenah dan berubah ke arah yang lebih baik. Berkelahilah melawan kemiskinan dan kebodohan. Marilah bersatu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Ini sudah mau bulan Ramadhan, bulan suci bagi umat Islam, ini momentum bagus untuk hentikan konflik secara permanen, bukan angin-anginan. Mari memulai tali silatirahmi untuk kebaikan anak cucu dan generasi mendatang,” ajaknya.

Kapolda kembali meminta agar bila terjadi peristiwa kejahatan atau pelanggaran, serahkanlah kepada aparat keamanan, awasi dan kawal perkembangannya.

“Bahkan bila perlu bentuk tim bersama untuk ungkap kasus tersebut.
Polri akan terbuka dan bersama kita selesaikan ini dengan damai dan proses hukum yang berkeadilan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Berita Terbaru