Ketua Komisi III DPRD Maluku Angkat Suara Terkait Hak-hak Nakes yang Belum Dibayarkan

- Jurnalis

Rabu, 23 Agustus 2023 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Maluku – Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw, telah bersuara terkait isu belum dibayarkannya hak-hak Tenaga Kerja Kesehatan (Nakes) di RSUD dr Haulussy, Ambon, yang mengakibatkan aksi mogok.

Rahakbauw menduga adanya perbuatan pidana korupsi dalam hal ini. Ia meminta Kejaksaan untuk segera melakukan penyelidikan terhadap Direktur RSUD dr Haulussy, dr Nazaruddin, yang belum pernah hadir dalam undangan DPRD Maluku untuk menjelaskan situasi ini, ujarnya diKarpan Ambon, pada Rabu (23/8/23).

Baca Juga :  Pj. Sekkot Ambon Ingatkan ASN Jaga Netralitas dalam Pilkada

Rahakbauw juga mengajukan permintaan pencopotan Direktur RSUD dr Haulussy Ambon kepada Gubernur Maluku, Murad Ismail, karena dinilai tidak mampu menyelesaikan masalah hak-hak Nakes di rumah sakit tersebut.

” DPRD Provinsi Maluku berencana memanggil paksa Direktur RSUD dr M Haulussy, dr Nazaruddin, untuk memberikan penjelasan terkait hak-hak Nakes yang belum dibayarkan oleh rumah sakit. Aksi mogok Nakes dilakukan karena hak-hak mereka belum dibayarkan oleh pihak rumah sakit, dan meskipun Surat Edaran Direktur RSUD dr Haulussy mengacu pada peraturan disiplin PNS, Saya tegaskan bahwa hak Nakes harus diterima sesuai aturan,” ketusnya.

Baca Juga :  Hunuth Berduka, Harly Hataul Suarakan Kepedulian

Rahakbauw juga menekankan bahwa, DPRD memiliki wewenang merekomendasikan Kejaksaan atau Kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap tindak pidana korupsi jika ditemukan adanya dugaan pidana korupsi di RSUD Haulussy. Selain itu, jika undangan kepada pihak-pihak terkait tidak diindahkan, DPRD Maluku akan menggunakan upaya paksa melalui pihak kepolisian untuk memastikan penjelasan dan penyelesaian masalah ini, tutupnya.

Berita Terkait

Policy Dialogue & Public Hearing: Mendorong Demokrasi Partisipatif – Perempuan Masyarakat Adat sebagai Subjek Pembangunan Daerah
Azis Tunny Resmi Jadi Ketua ORADO Maluku, Sekretaris Fahrul Kaisuku Perkuat Arah Organisasi
Ramah Tamah Syukur Natal Inspektorat Maluku, Momentum Penguatan Integritas dan Solidaritas Aparat Pengawasan
Fondasi Kuat di Akhir 2025, Bank Maluku Malut Mantap Melangkah ke 2026
Strategi DPM-PTSP Maluku Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat: Dorong Industrialisasi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Pemprov Maluku Masuk Zona Hijau MCSP KPK 2025, Tata Kelola Pemerintahan Kian Membaik
Wali Kota Ambon Apresiasi Pemdes Galala atas Kepedulian Sosial Natal
Gubernur Maluku Sambut Kedatangan Menhub RI di Bandara Pattimura Ambon

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:37 WIB

Policy Dialogue & Public Hearing: Mendorong Demokrasi Partisipatif – Perempuan Masyarakat Adat sebagai Subjek Pembangunan Daerah

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:34 WIB

Azis Tunny Resmi Jadi Ketua ORADO Maluku, Sekretaris Fahrul Kaisuku Perkuat Arah Organisasi

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:36 WIB

Ramah Tamah Syukur Natal Inspektorat Maluku, Momentum Penguatan Integritas dan Solidaritas Aparat Pengawasan

Senin, 5 Januari 2026 - 08:47 WIB

Fondasi Kuat di Akhir 2025, Bank Maluku Malut Mantap Melangkah ke 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:58 WIB

Strategi DPM-PTSP Maluku Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat: Dorong Industrialisasi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru