DPRD Maluku Perjuangkan Kenaikan Kuota Minyak Tanah di Tengah Penurunan Nasional

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Maluku – Ketua Komisi II DPRD Maluku, Irawadi, menyoroti penurunan kuota minyak tanah untuk Provinsi Maluku pada tahun 2025 yang mengalami pengurangan sekitar 3.000 kiloliter dibanding tahun sebelumnya. Hal ini, menurutnya, merupakan dampak dari kebijakan nasional yang mengurangi distribusi minyak tanah di seluruh Indonesia.

“Sekalipun ada penurunan, Pertamina sudah mengantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan, terutama menjelang bulan Ramadan, Idul fitri, dan Idul Adha. Kami juga telah menyampaikan aspirasi kepada kementerian pada bulan Januari lalu, untuk melakukan pergeseran kuota dari provinsi lain yang tingkat penyerapan minyak tanahnya rendah ke Maluku,” jelas Irawadi, Jumat (14/2/25).

Baca Juga :  Polresta Ambon Janji Tuntaskan Kasus Penganiayaan di Tial yang Tewaskan Warga Tulehu

Ia menegaskan bahwa Maluku, bersama lima provinsi lain yakni, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB), masih sangat bergantung pada minyak tanah untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil. Sementara daerah lain di Indonesia sudah beralih ke gas, wilayah-wilayah ini tetap mengandalkan minyak tanah sebagai sumber energi utama.

Selain kebutuhan rumah tangga, Irawadi menyoroti masalah peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2025 yang tidak mengakomodasi penggunaan minyak tanah sebagai bahan bakar untuk alat transportasi antar pulau dan sektor perikanan. Padahal, di Maluku banyak kapal nelayan seperti kapal bobo serta alat tangkap ikan yang menggunakan mesin tempel berbahan bakar minyak tanah.

Baca Juga :  Kapoksahli Pangdam Pattimura Buka Bimtek Wilayah Tertib Reformasi Birokrasi dan Internalisasi Manajemen Perubahan

“Ini yang menjadi kendala. Kami telah menyampaikan hal ini ke Kementerian ESDM dan BPH Migas. Solusi yang ditawarkan adalah penerbitan peraturan menteri agar prosesnya lebih cepat,” ujarnya.

DPRD Maluku terus mengawal persoalan ini agar kebutuhan minyak tanah bagi masyarakat, nelayan, dan pelaku usaha kecil di Maluku tetap terpenuhi, terutama menghadapi momentum hari-hari besar keagamaan dan sektor ekonomi yang masih bergantung pada bahan bakar ini.

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Berita Terbaru