PatroliNews.id, Maluku – Ketua Komisi III DPRD Maluku, Jafet Jemmy Pattiselanno, pada Rabu (16/7/25) di Karpan Ambon, menyampaikan bahwa DPRD akan segera menggelar pertemuan khusus bersama Pemerintah Provinsi Maluku guna membahas langkah-langkah cepat menghadapi bencana yang melanda sejumlah wilayah. Agenda tersebut akan mengundang Bappeda dan BPKAD Maluku agar penyiapan anggaran dan rencana mitigasi bisa lebih terkoordinasi dan menyeluruh, khususnya dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kian tak menentu.
Dalam rapat sebelumnya bersama BPBD, terungkap bahwa persediaan bantuan darurat seperti tenda dan kebutuhan pokok lainnya telah kosong. Komisi III memandang hal ini sebagai sinyal serius bahwa kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana sangat lemah, bahkan dikhawatirkan kondisi serupa juga terjadi di Dinas Sosial. Situasi ini mendorong DPRD untuk segera menindaklanjuti dengan pertemuan lanjutan yang fokus pada solusi konkret dan realokasi anggaran.
Satu-satunya pos dana yang tersedia saat ini hanyalah Dana Tak Terduga (DTT), namun belum dapat dicairkan karena Gubernur Maluku belum menetapkan status tanggap darurat melalui Surat Keputusan resmi. Komisi III menilai keterlambatan ini berpotensi menghambat upaya penyelamatan dan bantuan bagi warga terdampak, sehingga mendesak agar kebijakan darurat segera diterbitkan agar proses bantuan dapat segera dilakukan di lapangan.















