Patrolinews.id, Ambon – Kepala Sekolah SD Negeri Latta, Kecamatan Baguala, Ambon, Weka F. Tutsky, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya di Latta Senin (11/8), memaparkan rangkaian kegiatan yang tengah berlangsung di sekolahnya pada hari tersebut.
Ia menjelaskan bahwa, agenda hari ini terbilang cukup padat karena dimulai dengan kegiatan pembagian makanan bergizi gratis kepada seluruh siswa, yang untuk pertama kalinya diadakan di SD Negeri Latta sebagai uji coba program peningkatan gizi anak. Selain itu, pihak sekolah juga bekerja sama dengan Puskesmas Lateri, untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi siswa.
“Pemeriksaan kesehatan ini terkait dengan kondisi kesehatan anak-anak, dan menjadi bagian dari upaya memantau tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Weka menambahkan bahwa, pada hari Rabu mendatang akan dilaksanakan sosialisasi pemberian imunisasi BIAS untuk siswa kelas 1, serta imunisasi pencegahan kanker serviks khusus bagi siswa perempuan di kelas 5 dan 6.
Weka menegaskan bahwa, kegiatan ini hanya diikuti oleh orangtua siswa kelas 1 dan orangtua siswa perempuan kelas 5 dan 6. Jumlah siswa SD Negeri Latta 85 anak, dibimbing oleh 8 orang tenaga guru, 4 orang tenaga pendidik dalam 6 rombongan belajar. Menurutnya, program pembagian makanan sehat bergizi ini memiliki tujuan penting, yakni membantu memperbaiki kualitas gizi anak-anak sejak dini.
“Makanan bergizi ini memang baru pertama kali dilaksanakan di sekolah kami, tapi harapan saya ke depan program ini bisa terus dilanjutkan secara rutin, agar dapat memperbaiki asupan gizi anak-anak sehingga berdampak pada kesehatan dan prestasi belajar mereka,” ujarnya penuh optimisme.
Ia menilai, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memastikan bahwa setiap siswa memiliki bekal kesehatan yang memadai dalam menempuh pendidikan.
Sebagai tindak lanjut, Weka menjelaskan bahwa pihak sekolah akan terus berkolaborasi dengan pihak puskesmas, orang tua, dan lembaga terkait untuk memperluas program kesehatan di lingkungan sekolah. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan pola hidup sehat di kalangan siswa, mulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri, hingga memahami pentingnya imunisasi untuk mencegah penyakit.
“Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga membangun generasi yang sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Secara umum, rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi penerus yang memiliki kualitas kesehatan prima, prestasi akademik yang baik, serta karakter yang kuat untuk membangun masa depan bangsa.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















