PatroliNews.id, Ambon, Senin 15 September 2025 – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi, SH, menyampaikan hasil kunjungan reses di Daerah Pemilihan Maluku Tengah pada 5–7 September 2025. Dari kunjungan tersebut, sejumlah persoalan mendesak ditemukan di Kecamatan Banda, mulai dari krisis air bersih, keterbatasan akses transportasi, hingga minimnya fasilitas pendidikan.
Di beberapa negeri, warga masih bergantung pada sumur dalam karena tidak tersedia sumber mata air. Kondisi pendidikan juga memprihatinkan, dengan sekolah dasar yang hanya memiliki sedikit siswa sehingga sebagian anak harus menempuh pendidikan ke pusat kecamatan. Sementara itu, jalan lingkar Gunung Api Banda dan transportasi laut juga masih terbatas untuk menunjang mobilitas warga, mayoritas sebagai nelayan.
Irawadi menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat, khususnya terkait air bersih dan transportasi, akan dibawa ke rapat kerja bersama mitra DPRD Maluku. Usulan tersebut diharapkan dapat terealisasi dalam program pembangunan tahun 2026 agar kebutuhan dasar masyarakat Banda segera terpenuhi.















