PatroliNews.id, Maluku – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, kembali menyoroti rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah Maluku tahun anggaran 2025 dalam rapat kerja gabungan Komisi I, II, III dan pimpinan DPRD Maluku yang digelar di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon, Senin, 26 Januari 2026. Ia menilai salah satu penyebab utama belum optimalnya PAD adalah aktivitas investasi pertambangan yang kerap berjalan sebelum seluruh proses perizinan diselesaikan, sehingga kontribusi ekonomi yang masuk ke kas daerah menjadi sangat minim.
Menurut Benhur George Watubun, kondisi tersebut berdampak langsung pada tidak tercapainya target PAD 2025, meskipun sektor tambang dan kuari tercatat sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Maluku. DPRD Maluku pun berencana memanggil Dinas Pertambangan Daerah untuk meminta penjelasan dan mencari langkah perbaikan, agar pengelolaan investasi ke depan lebih tertib dan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pendapatan daerah serta pembiayaan pembangunan provinsi.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran







