BULOG Maluku: Temuan Praktik Curang Gunakan Kemasan SPHP, Bukan Beras Resmi BULOG

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_132096

Oplus_132096

PatroliNews.id, Maluku — Dalam suasana santai namun serius di sebuah kafe di kawasan JMP Ambon pada Senin (12/5/25), Manager Operasional BULOG Maluku dan Maluku Utara, Jefry Tanasy, memberikan keterangan resmi menanggapi sebuah video yang tengah beredar luas di media sosial Facebook. Video tersebut memperlihatkan keluhan salah satu konsumen terkait dugaan kecurangan timbangan pada beras dengan kemasan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

“Baik, terima kasih untuk kesempatannya,” ujar Tanasy membuka pernyataannya dengan tenang. “Kami ingin menyampaikan bahwa terkait dengan video yang menyebut adanya kekurangan timbangan pada beras SPHP, kami dari BULOG langsung bergerak cepat.”

Menurut Tanasy, setelah menerima informasi tersebut pada hari Minggu, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Satgas Pangan, dalam hal ini Krimsus Polda Maluku, untuk bersama-sama menyelidiki kebenaran dari isi video.

“Sebelum Senin pagi, pada sore harinya kami sudah menghubungi pihak-pihak terkait, dan esok paginya, pukul 10.00 WIT, kami turun ke lapangan dengan membagi dua tim,” jelasnya.

Salah satu tim diturunkan ke Pulau Gemba, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), lokasi yang disebut dalam video, sementara tim lainnya menyisir wilayah Kota Ambon. Hasil investigasi di Pulau Gemba menemukan bahwa, beras yang dimaksud ternyata bukan berasal dari BULOG, melainkan dari pedagang lokal yang menggunakan kemasan SPHP secara ilegal.

Baca Juga :  Polda Maluku Tangkap Pengedar Ganja Asal Jayapura di Pelabuhan Ambon

“Pedagang tersebut mengakui, beras itu bukan dari kami, dan ia sengaja menggunakan kemasan SPHP bekas, karena tahu masyarakat lebih tertarik membeli beras SPHP. Bahkan, ia juga mengakui dengan sengaja mengurangi berat dari isi kemasan tersebut,” ungkap Tanasy.

Beras SPHP resmi seharusnya memiliki berat 5 kilogram. Namun, dalam temuan tim Satgas Pangan dan Krimsus Polda Maluku, berat kemasan yang digunakan pelaku jauh di bawah standar. Kejadian serupa pun ditemukan di Desa Batu Merah, Kota Ambon, dengan modus identik: beras bukan produk BULOG, dikemas dalam kemasan SPHP, dan dijual demi meraup keuntungan pribadi.

Baca Juga :  Wakapolresta Ambon Hadiri Rakor Penentuan Level Ancaman di Bandara Pattimura

Tanasy menambahkan bahwa, beras SPHP sendiri telah dihentikan sementara peredarannya sejak 28 Maret 2025 sesuai instruksi dari Badan Pangan Nasional. Maka dari itu, semua temuan tersebut dipastikan bukan berasal dari BULOG, melainkan dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap beras SPHP.

“Ini murni permainan oknum yang ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan cara yang tidak benar,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, BULOG Maluku telah menjadwalkan operasi lanjutan bersama Satgas Pangan dan Krimsus ke Pulau Buru dan Maluku Tengah, guna menelusuri kemungkinan adanya praktik serupa. Tanasy berharap, penindakan cepat ini menjadi sinyal kuat bagi pelaku lain agar segera menghentikan perbuatannya.

“Insya Allah, Kamis ini (15/5/25), kami bergerak ke Pulau Buru. Ini adalah bagian dari komitmen kami agar praktik-praktik seperti ini bisa dihentikan secepatnya,” tutupnya.

Berita Terkait

Pangdam XV/Pattimura dan Kajati Maluku Perkuat Sinergi Kawal Blok Masela dan Stabilitas Daerah
Marceau Haurissa Resmi Pimpin Polnam, Membawa Harapan Baru Pendidikan Vokasi Maluku
Pendataan Tanaman di Lermatang Berjalan Lancar, Warga Dukung PSN Blok Masela
Akselerasi Positif di Tanimbar, Sinergi TNI-Polri dan Pemprov Maluku Percepat Realisasi Blok Masela
Pendataan Lahan PSN Blok Masela Dimulai, Warga Lermatang Sambut dengan Antusias
Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:15 WIB

Pangdam XV/Pattimura dan Kajati Maluku Perkuat Sinergi Kawal Blok Masela dan Stabilitas Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Marceau Haurissa Resmi Pimpin Polnam, Membawa Harapan Baru Pendidikan Vokasi Maluku

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:20 WIB

Pendataan Tanaman di Lermatang Berjalan Lancar, Warga Dukung PSN Blok Masela

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Akselerasi Positif di Tanimbar, Sinergi TNI-Polri dan Pemprov Maluku Percepat Realisasi Blok Masela

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:24 WIB

Pendataan Lahan PSN Blok Masela Dimulai, Warga Lermatang Sambut dengan Antusias

Berita Terbaru