PatroliNews.id, Ambon – Wakil Ketua I Front Demokrasi Masyarakat Maluku (FDMM), Ahmad Marasabessy, menyampaikan tanggapan tegas atas pernyataan anggota DPRD Kota Ambon, Gunawan Mochtar dari Fraksi PKB, yang menyebut Wali Kota Ambon tidak memiliki nyali untuk membongkar Pasar Batu Merah.Hal ini dikatakannya kepada media PatroliNews.id, pada Jumat (27/6/25) di Batumerah Ambon.
Menurut Marasabessy, pernyataan tersebut keliru dan tidak mencerminkan semangat demokrasi serta nilai-nilai kemanusiaan.
“Jangan ajari Pemkot soal regulasi atau aturan di pasar, baik di Mardika maupun di Batu Merah. Pemerintah hadir dengan solusi yang baik dan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat,” ujar Marasabessy.
Ia menegaskan bahwa, penataan pasar, termasuk Pasar Batu Merah, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon yang telah dituangkan dalam 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, khususnya pada prioritas keempat. Setiap kebijakan, lanjutnya, telah melalui kajian yang matang, termasuk analisis kebutuhan, strategi, dampak sosial, optimalisasi sumber daya, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Marasabessy, pemerintah tidak mengambil langkah-langkah yang sembarangan dalam penataan pasar. Bahkan, dalam hal relokasi pedagang, pemerintah memastikan terlebih dahulu tersedianya lokasi pengganti agar para pedagang tetap bisa mencari nafkah secara layak.
“Kita hidup dalam negara demokrasi. Jadi segala sesuatu harus dicari solusi dan jalan keluarnya. Tidak pantas seorang anggota dewan mengeluarkan pernyataan seperti ‘bongkar dan suruh pulang ke daerah masing-masing’. Itu bukan bahasa seorang negarawan,” tegasnya.
Marasabessy juga mengingatkan Gunawan Mochtar bahwa, setiap warga negara memiliki hak untuk hidup dan tinggal di mana saja di wilayah Indonesia, sebagaimana dijamin dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 1, 2, dan 3. Pemerintah, kata dia, telah berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan perlindungan terhadap hak warga negara, khususnya para pedagang kecil yang mencari nafkah untuk keluarganya.
Ia berharap, agar dalam ruang demokrasi antara legislatif dan eksekutif, semua pihak bisa menjaga etika serta semangat kolaborasi demi membangun kota Ambon yang lebih baik. Marasabessy pun mengajak masyarakat untuk mendukung setiap langkah dan program pemerintah, yang selalu mengedepankan kepentingan rakyat.
“Pemerintah hadir bukan dengan arogansi, melainkan dengan hati dan solusi. Mari kita dukung bersama untuk kebaikan bersama, terutama untuk para pedagang di Pasar Batu Merah,” tutupnya.















