Ambon, PatroliNews.id – Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Manajemen Proyek Konstruksi Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemasangan teknologi penyaringan air bersih sederhana bagi warga di kawasan Tanah Putih, Tawiri, Kota Ambon.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dengan mata kuliah kejuruan di program studi tersebut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga menerapkan ilmu teknik sipil secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Program yang dilaksanakan pada 17 Juli 2024 ini difokuskan pada penyediaan teknologi penyaringan air sederhana untuk membantu warga memperoleh akses air bersih yang lebih layak. Sistem penyaringan air tersebut dirancang dengan teknologi sederhana agar mudah digunakan serta dapat dirawat oleh masyarakat setempat.
Ketua RW 006 Tanah Putih, Pieter Lalopua, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ambon karena dinilai sangat membantu masyarakat setempat yang selama ini menghadapi persoalan air bersih.
“Inovasi mahasiswa sangat membantu kami. Harapan kami ke depan, teknologi ini bisa dikembangkan lebih besar untuk menjangkau seluruh warga.”
Koordinator Prodi Sarjana Terapan Manajemen Proyek Konstruksi Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon, Henriete Dorothy Titaley, S.T., M.T, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis praktik yang diterapkan di program studi tersebut.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tetapi juga mampu memberikan solusi riil kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon kepada masyarakat luas, khususnya terkait kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan penyelesaian persoalan di masyarakat.
Sementara itu, dosen Pendidikan Kewarganegaraan, Maslan Abdin, S.Pd., M.Pd, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menegaskan bahwa program pengabdian masyarakat ini juga bertujuan membentuk karakter mahasiswa sebagai warga negara yang aktif dan peduli terhadap lingkungan sosial.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar memahami masalah, tetapi juga turut serta mencarikan jalan keluar, dengan pendekatan yang terukur, kontekstual, dan sesuai dengan kompetensi di bidang teknik sipil,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi ruang pembelajaran praktis yang penting, tidak hanya dalam mengasah kemampuan teknis tetapi juga membangun kepedulian sosial, kerja tim, serta kepemimpinan yang akan sangat dibutuhkan dalam dunia kerja di masa depan.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran







